Complicated Love

Namaku Arini. Umurku 18 tahun. Dan saat ini berada di kelas 3 SMU.  Aku ini sangat suka membaca komik dan novel. Apalagi yg bertema romance, hm.. itu adalah favoritku. ^^“Ariniii.. ah!! Aku berhasil…!!!!” Seru seorang cowok mengagetkanku saat Aku sedang asyik membaca buku.“Aisshhh....!! Hei.. Ranggaaa ah..kau mengagetkanku bodoh!! jangan bilang kalau kau abis nembak cewek lain lagi..?!!” Tanyaku memastikan....

Cinta yang Terakhir

Diliriknya gadis itu, dia sadar dia mungkin hanya bermimpi untuk itu, namun sebuah harapan yang telah lama diendapkan dalam hatinya tak pernah ia bersihkan. Dalam diam dia terus mencari, mencari sebuah harapan. Dalam tumpukan sampah sebuah cinta yang telah lama di buang. Terkadang itu selalu membuatnya malah terhanyut didalamnya. Waktu telah lama tergantikan, namun nama gadis yang sedang dia pandang itu masih terus tersimpan, dia tak mungkin bisa melupakannya begitu saja. "Maafkan aku Ga, kamu...

Sesal

Matahari terbenam layak bayi menutup matanya, perlahan, terkantuk-kantuk. Aku berjalan mengitari jalan ini untuk ke dua kalinya tapi perasaan ini jauh lebih melelahkan dua ratus kalinya. Akankah ia datang? Akankah ia menemputku? Aku bosan dengan semua penantian ini... Dua tahun lalu, di tempat ini kami berjanji bahwa hari ini kami akan bertemu kembali. Menyamakan hati menyatukan jiwa kami yang terluka....

Our Music

Hari pertama belajar sebagai murid kelas 2 SMP. Horeee!!! Horeee!!! Akhirnya aku memiliki parajunior yang bisa dikerjai. Ups, niat buruk itu sepertinya sudah ada di dalam kepalaku. Tapi tenangsaja, mana mungkin aku yang begitu baik seperti malaikat ini tega mengerjai para junior yangmasih polos. Jadi aku tetap memilih menjadi senior yang baik."Percy, album perdana Gita Gutawa sudah beredar!" Tia, temanku yang satu ini memang selalulebih terlambat dari yang lain. Albumnya itu sudah keluar beberapa...

Perjalanan Cinta

"Ji, jujur aku nggak bisa lagi menahan semua perasaan yang meluap-luap ini," ucapku kikuk pada sosok lelaki kurus semampai yang sedang berdiri kaku di hadapanku. "Jadi?" tanyanya dengan kikuk pula. "Aku rasa, kamu sudah tahu tentang isi hati aku. Kalau boleh jujur, kamu itu cinta pertama aku. Kamu bisa membuat aku mengerti cinta yang sebenarnya. Dan...," tiba-tiba kata-kataku dipotong. "Sya, aku mau minta maaf sebelumnya. Sebenarnya aku," Eji menggantung ucapannya "Sebenarnya apa Ji?" tanyaku dengan harap-harap cemas. Mataku terus menatapnya, mencari-cari sebuah jawaban lewat mata elangnya itu....

Ketika Hujan

" Ryan, latihannya kan sudah selesai.....?!" Gerutu Zahra, teman sejak kecilku yang tomboy. " Iya, nih! Kamu terlalu bersemangat...!" Kata Ardan menghela napas. Aku hanya tersenyum kearah mereka sambil tetap memainkan bolaku. " Eh, mulai mendung. Kayaknya bentar lagi hujan. Pulang, yuk!" Ajak Ardan. Zahra pun mengiyakannya. Mereka berdua mengajakku pulang bersama, tapi aku hanya tersenyum sambil berkata, "Nanti saja! Aku masih ingin bermain...."mereka berduapun berlalu meninggalkanku sendiri. Lapangan dibawah jembatan. Tempat yang paling sering kukunjungi untuk bermain bola. Tapi nggak asyik! Aku cuma bisa main sendiri. Teman-temanku yang lain selalu menjawab sama ketika kuajak. "Capek, ah! Kamu ini terlalu bersemangat Ryan!"...

Persahabatan Dan Cinta

Tuhan itu Maha Adil. Semua orang di dunia ini pasti setuju dengan hal itu. Yah, tentu saja kecuali orang-orang Atheis yang tidak percaya Tuhan. Akupun setuju, Tuhan memang Maha adil. Hanya saja menurutku keadilan Tuhan tidak akan kita dapatkan di dunia. Kita baru akan mendapatkan keadilan Tuhan yang seadil-adilnya di kehidupan akhirat....

Tak Ada Yang Sempurna (Chapter 3)

   Hari masih cukup terang ketika aku mengendarai mobil melewati jalanan kota menujurumahku. Aku dapat melihat langit di sebelah barat yang mulai berwarna kekuningan, sebuahtanda bahwa matahari  akan segera meninggalkan hari. Langit di sebelah timur masih berwarnabiru muda, dengan dihiasi sekawanan awan yang saling bergerobol, seakan sedangbergandengan meramaikan langit. Pepohonan yang berbaris di pinggir jalan sesekali bergoyang ditiup angin yang berhembus dengan nada khidmat, membawaku untuk mengikutinya menikmati soreini, membantuku mengusir suasana hati yang sempat rusak tadi. Aku tahu sore ini mencobamenghiburku, dan itu bisa dibilang berhasil walaupun hal itu belum mampu menghilangkan rasatidak enak di hatiku....

Cinta Yang Salah

"Gyaa!!! Jeleeekkk!!! Balikin handphone gue!" Dasar, sepupu - sepupu gue emang nyebelin (Bangeet!). tega-teganya merekangambil handphone gue cuma buat nyari tau sejauh mana gue pacaran. Padahal gue udah sumpah kalo gue nggak punya cowok! Tapi tetep aja kunyuk-kunyuk itu nggak percaya. Sementara tangan gue ditahan ama Dimas, inbox HP gue dibacain ama kunyuk-kunyuk yang laen. Urgh,nggak ada kerjaan banget sih!"Gue nggak yakin kalo Hp yang gue pegang ini  punya anak SMA. Masa sih Hp anak SMA pesannya Cuma dari papa, mama, ama kita-kita doank. Payah!""Eh, ya terserah gue donk! Udah, balikin Hp gue!!!""Ayam cerewet!" Sembur Dimas. ...

Distorsi

Ryo.. siapa yang tidak mengenal dia? Tampan, berkharisma tinggi, tajir dan mempunyai otak setara denganEinstein, ups.. mungkin memang aku yang terlalu berlebihan tapi toh nyatanya dia memang pemegang rekor IQ tertinggi di sekolah ini.Dia PERFECT! tidak.. tidak semua orang mempunyai kelemahan begitu pula pangeran sekolah ini. Dia gay! dan yang lebih parahnya pasangannya adalah  Shandy cowok berandal dengan jumlah basis penggemar cewek paling banyak.Tipikal cowok bad boy tapi sekaligus misteriu...

Cinta yang Kembali

aku menangis disudut kamarku. meringkuk didalam redupnya cahaya kamarku untuk kesekian kalinya. sial, kenapa aku aku masih saja menangis untuknya.kenapa bayangan akan masa-masa yang telah kulewati bersamanya terus saja berputar-putar dalam memori ingatanku. hatiku sangat sedih, kesal, marah dan benci semuanya bercampur menjadi satu didalam perasaanku yang kurasakan saat ini. bodoh..., kenapa aku tidak bisa membuang perasaanku kepadanya walaupun dia sudah seenaknya pergi meninggalkanku tanpa aku apa alasannya dan salahku sehingga dia melakukan itu. mungkin dia sudah bosan kepadaku. lupakan........

Tak Ada Yang Sempurna ( Chapter 2 )

< PUTRI :> Aku memarkir motorku di tempar parkir belakang sekolah, menempatkanya berdampingan bersama motor-motor lainya. Aku melihat ke kaca spion untuk merapikan rambutku yang cukup panjang, memastikan angin tidak membuatnya berantakan. Setelah itu, aku merapikan pakaianku juga. Sempurna. Aku berjalan meninggalkan tempat parkir sambil membersihkan kacamataku...

Tak Ada Yang Sempurna ( Chapter 1 )

Seperti biasa, aku tiba di sekolah sepuluh menit sebelum bel masuk berbunyi. Aku berjalan menyusuri tempat parkir, meninggalkan mobilku yang telah terparkir dengan posisi rapi. Ketika memasuki halaman belakang sekolah, aku bertemu dengan Dyaz, cowok teman satu kelasku. “ Hoi Ryan!”, suaranya seperti terburu-buru. “ Hai. Ngapain kau? Kayak di kejar anjing saja!” “ Hah. Jam pertama ada kuis hoi. Fisika.” “ Terus?” “ Ah, sialan kau. Mentang-mentang otak encer!” “ Hah? Ngomong apaan sih?”, aku benar-benar...